28/04/2009 09:51
Sekitar 120 wajah-wajah sumringah dengan senyum lepas menghiasi prosesi briefing di lapangan basket gedung utama PIIPL, Selasa, 21 April 2009 pukul 07.30. Walaupun tak sedikit juga tersirat wajah gundah, yang mungkin terjadi karena memikirkan bagaimana mereka menjalani hidup yang sangat berbeda pada esok, lusa dan tiga hari mendatang. Rombongan tersebut berangkat tepat pukul 08.00, menuju tempat “penggalian” kearifan lokal……Sekitar Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan melakukan misi Penelitian Lingkungan Aspek Sosial dan Alam (PLASA).
Masyarakat merupakan laboratoruim nyata dalam pengembangan kepribadian siswa, Budaya dan tatanan, terutama, masyarakat desa adalah miniatur kepribadian bangsa yang dapat teresapi dengan cara berinteraksi langsung yang merupakan pelajaran berharga dalam kehidupan nyata bagi siswa. Dua hal itulah yang menjadi landasan pemikiran pelaksanaan kegiatan PLASA 2009 yang telah dilaksanakan oleh sekitar 120 siswa kelas 2 SMA Islam Al-Izhar Pondok Labu, 21-24 April 2009 di Tasikmalaya, Jawa Barat.
PLASA merupakan program pembinaan dan pengembangan karakter siswa dalam pembentukan watak, kepekaan sosial dan wawasan kebangsaan. PLASA yang menjadi bagian program kokurikuler Perguruan Islam Al-Izhar Pondok Labu ini akan memberi kesempatan bagi siswa untuk mempraktekkan ilmu pengetahuannya dalam wujud internalisasi diri dengan kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat.
Terdapat tiga tujuan dasar yang dicapai dari pelaksanaan PLASA ini, yang mencakup tujuan kecerdasan spiritual, emosional dan intelektual. Adapun kecerdasan spiritual yang hendak dicapai adalah tumbuhnya sikap bersyukur akan betapa beruntungnya hidup dan terlebih bagi mereka yang berasal dari kalangan mampu yang harus senantiasa mensyukuri nikmat. Tumbuhnya sikap empati, berbagi antar teman, sikap mandiri, tenggang rasa, kepekaan terhadap lingkungan yang berbeda, dan toleransi dengan kehidupan sekitar merupakan tujuan kecerdasan emosional. Sementara melatih siswa berfikir ilmiah dengan alternatif pemecahan masalah dan menghasilkan suatu karya, merupakan tujuan dari kecerdasan intelektual.
Pada PLASA 2009 akan memilih salah satu “Kearifan Budaya” yang ada di Kota Tasikmalaya. Ada tiga sentra yang menjadil obyek pengamatan kali ini, yaitu sentra budaya dengan mengambil latar kehidupan masyarakat Kampung Naga, sentra industri rumah dengan mengambil latar pengerajin bambu dan sentra pertanian tradisional Singaparna. Selain tinggal bersama dengan penduduk untuk berinteraksi , siswa juga berkesempatan untuk melakukan penelitian sederhana sesuai dengan keminatan masing-masing. Hasil-hasil yang diperoleh akan jadi bahan dalam presentasi yang sekaligus menjadi “uji public” dari penelitianya. Yang menarik dari pengamatan dan penelitan tersebut, siswa SMAI IPL berkolaborasi dengan siswa dari SMA Islam Al-Muttaqien, Tasik. Dimana satu orang siswa dari Al-Muttaqien ada di setiap kelompok siswa SMAI IPL. Terlihat dari mekanisme tersebut, terjadi pembauran dan kerjasama yang apik antar siswa lain sekolah, sehingga memperkaya sosialisasi siswa di lapangan.
Semoga wajah-wajah lelah yang tetap bersemangat, yang telah tiba kembali pada 24 April lalu di pelataran parkir Al-Izhar adalah wajah-wajah yang telah terinspirasi oleh misi empat hari PLASA. Wajah-wajah yang memiliki kearifan lokal, budi pekerti dan kerendahan hati dalam mengarungi era globalisasi yang penuh tantangan. Semoga....
| « | September 2010 | » | ||||
| Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat | Sun |
| 31 | 1 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | 2 | 3 | 4 |